Kata yang masih 'hip' sejak jelang pergantian tahun sampai awal-awal tahun begini : RESOLUSI. Mereka yang pesimis akan mencibir dalam hatinya, ah resolusi dibuat untuk dilanggar. Mereka yang optimis tetap keukeh membuat resolusi, meskipun belum lagi memasuki bulan kedua seringnya mereka mulai lupa dengan janji-janji yang ingin ditaati.
Jadi, masihkah ada gunanya membuat resolusi?
Karena saya adalah orang yang berada di antara ruang-ruang itu, optimis dan pesimis, dan kebetulan saya lumayan keras kepala (menurut orang-orang dan mantan-mantan :p) maka saya berkesimpulan : MASIH. Hanya saja, kita tidak bisa mengharapkan hasil yang berbeda selama kita mengerjakannya dengan cara yang sama.
Maka, berani menelisik akar kegagalan, jujur mengakui keberhasilan sekecil apapun, dan lakukan dengan cara yang berbeda--yang lebih baik tentunya.
Akhir itu belum tiba, Kawan. Dan mengenang hanya untuk orang lanjut usia.
Jadi, apa resolusimu tahun ini?
resolusi saya, sederhana : Belajar pasrah dan bersyukur.
ps: sebab kepasrahan kepada Tuhan adalah satu-satunya sumber kekuatan bagi saya hari ini.